Minggu, 02 Desember 2012

Cakra Manggilingan

Cakra Manggilingan adalah piranti yang ada di dunia Ghaib. Dunia Ghaib yang berhubungan langsung dan berpengaruh pada kehidupan nyata. Cakra Manggilingan ini adalah alat untuk memutar perubahan jaman. perubahan masa menuju ke arah situasi atau suatu keadaan yang dikehendaki.

Cakra Manggilingan yang dimiliki oleh BK berbentuk mirip dengan tugu monas (70%, hanya berbeda lekuk di tiangnya. Di tiang cakra manggilingan aslinya agak berulir. Cakra manggilinngan tertancap di dasar bumi dengan kekuatan energi alam. Di puncak cakra manggilingan terdapat batu merah delima, sehingga kobaran energi yang terpendar berwarna merah.

Warna merah adalah gelora semangat, tetapi lebih mewakili warna darah, sehingga dalam fase perubahannya membutuhkan pertumpahan darah. tetapi perubahan tetap terjadi.

Cakra manggilingan yang kedua adalah kagungannya Panembahan Senopati dengan bentuk seperti yang terdapat pada tiang dan kubah masjid yang ada di Arab Saudi, lengkap dengan ulir dan lubang angin di sela-sela putaran ulirnya. Lubang angin ini menjadi sumber kekuatan putaran energi.

persamaan cakra manggilingan antara BK dan PS adalah pada bahan dasarnya yaitu dari warna kuning emas, yang mendasari kekuatan laku dan prehaten.

energi emas di dapat setelah seseorang melewati tahapan pencapaian unsur-unsur  alam, yaitu api, logam, air, cahaya, angin dan tanah. Biasanya yang paling mudah di peroleh adalah energi air dan tanah. sedangkan energi api diperoleh terakhir. Perpaduan antara api dan logam akan melahirkan emas. Beliau-beliau ini memang mumpuni di bidang pengolahan energi.

Perbedaan cakra manggilingan keduanya adalah pada puncaknya, jika kepunyaan BK ditandai dengan ujung berwarna merah, maka kagungan PS adalah batu berwarna biru langit, simbol perpaduan kekuatan air, angin dan langit. Api digunakan sebagai bahan bakar untuk memutarnya, maka perubahan yang terjadi dijaman PS lebih nyaman  dan tidak  mengalami gejolak. Hal ini disebabkan karena kekuatan energi yang disebarkan bersifat lembut dan halus.

Energi-energi yang terpendar inilah yang mampu mempengaruhi pola pikir banyak orang, bahkan rakyat sebagian besar negeri  untuk mengikuti apa yang disampaikan pemilik cakra manggilingan.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar