Hakekat spiritual adalah mendekatkan hubungan manusia dengan Tuhannya, maka ajaran yang mendasari sesuai dengan ajaran Kejawen adalah sebagai berikut :
Aku kuwi ora duwe opo-opo
Aku kuwi dudu sopo-sopo
aku kuwi ora bisao opo-opo
kabeh kagunganne Gusti Ingkang Moho Gesang
Sedaya saking kersane Gusti Allah
dalam terjemahan bebas adalah sebagai berikut :
Saya tidak punya apa-apa
Saya bukan siapa-siapa
saya tidak bisa apa-apa
semua yang ada adalah kepunyaan Tuhan Yang Maha Esa
Semua yang terjadi adalah kehendak Tuhan
Ajaran dasar bagi penganut muslim maka didasarkan pada pemahaman ajaran
Iman, Tawakal, Tawadhu, yang diartikan bahwa kita sebagai manusia menjalani takdir dan segala yang terjadi dengan iklas, sabar, dan pasrah dengan tetap mempunyai keyakinan kepada Allah SWT.
Dalam berbagai aliran spiritual mulai dari Kejawen, Islam, maupun Budha maka sesungguhnya hakekat spiritual yang sebenarnya adalah pembentukan manusia seutuhnya dalam pendekatannya kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Jika ditemui dalam prosesnya akhirnya penganut ajaran spiritual akhirnya lebih mengejar kepada kemampuan duniawi, dunk denk, laduni, maka perlu diluruskan kembali niatnya. Karena semua kemampuan itu hanyalah efek dari semua proses yang akan kita lewati.
Semoga kita selalu dijaga dan dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap langkah spiritual yang penuh dengan kelokan-kelokan yang menyesatkan. Godaan dan Ujian kehidupan yang sangat nyata dan membuat kita mudah tergelincir dalam langkah. Hal-hal duniawi menjadi semakin mudah untuk diraih, padahal duniawi adalah godaan memabukkan yang tidak ada habisnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar