Selasa, 03 Desember 2013

Spiritual dan Agama

Akhir-akhir ini ketika beberapa orang sudah melakukan diskusi dengan berbagai macam latar belakang, saya malah bingung sendiri. Jika diskusi dengan orang berlatar belakang spiritual  agama akhirnya sama malah diomongi ngga bener. Bila diskusi dengan latar belakang spiritual murni, kebenaran universal maka saya juga dibilang aneh, karena dianggap memihak pada ajaran tertentu. Repot.

Jika disuruh memilih saya akan memilih diam dan tidak berdiskusi, jika saya disuruh memilih beragama apa, saya memilih tidak beragama. Wadeew alamat saya dianggap melanggar Undang-Undang bernegara, lebih repot lagi.

Spiritualitas dan agama adlah dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. satu sisi mengisi sisi lainnya, melengkapi. Spiritual adalah pengolahan jiwa, pengolahan bathin yang bertujuan akhir untuk mendekatkan manusia dengan Tuhannya, bukan hanya sekedar sebuah proses bathin, olah jiwa untuk memperoleh kemampuan tertentu.

Ada beberapa paham yang melatarbelakangi orang belajar spiritual. Tanpa disadari manusia sudah berada di dunia spiritual ketika melakukan doa, ketika memilih salah satu agama, menjalankan keyakinan dan melakukan ibadahnya. Doa adalah salah satu manifestasi dari keadaan spiritual, tanpa disadari manusia telah berusaha memasuki dunia spiritual dengan segala keterbatasannya.

Seringkali terjadi perbedaan pemahaman, ketika seseorang memahami dunia spiritual, melihat dari mana asal muasal belajarnya. Mengingat dunia spiritual bagaikan dunia nyata yang beraneka ragam aliran dan spesifikasinya, bisa dianalogikan dunia keilmuan yang dibagi dengan jurusan-jurusan. Ekonomi, sosial, tehnik dst. Dalam dunia spiritual juga terbagi-bagi menjadi berbagai macam jurusan. Mulai dari jurusan ilmu keselamatan akherat, untuk bekal orang yang sudah mati, di dalam ilmu Kejawen sering disebut dengan ilmu kasepuhan. Sedangkan di dalam khasanah Islam seing disebut dengan dunia Islam Sufi.

Ada lagi yang belajar mengenai pengobatan. Pengobatan spiritual masih dibagi-bagi lagi dalam berbagai jurusan, pengobatan dengan energi. Jika di kejawen ada energi alam dengan istilah Makdun Sarpin, pernafasan dengan mengambil energi tanah. Jika di Islam menggunakan kekuatan wirid atau zikir. Banyak cara untuk melakukan pengambilan energi ini, mengingat di alam semesta ini begitu banyak energi beterbaran, dengan berbagai macam jenisnya. Dan kita sebagai manusia bebas memanfaatkannya. Di dunia nyata energi ini terwujud menjadi energi listrik dsb.

Spiritual adalah pengolahan jiwa, bathin, proses mendekatkan manusia dengan Tuhannya. Agama adalah bagian dari proses spiritual. Dalam perjalanannya agama adalah proses yang melingkupi untuk menuju kecerdasan spiritual. Walaupun  banyak kalangan agamis menganggap spiritual adalah salahbsatu cara untuk memperkuat keyakinan beragama. Ya, tergantung darimana memandangnya. Bagaikan ayam dengan telor, telor dengan ayam. Dua hal yang saling berhubungan erat dan tidak bisa dipisahkan satu persatu.

Dunia ini diciptakan lengkap dengan segala yang terkait di dalamnya. Tatanan, hukum alam, dunia ghaib, dunia bathin. Dunia dan seisinya lengkap. Semuanya diciptakan secara bersamaan. Hukum alam   bersifat mutlak, pasti.

Dunis diciptakan dengan berbagai perbedaan. Luas dan tak terbatas, tak mungkin otak manusia menjangkau secara lengkap bagian perbagiannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar